Pelaksanaan Yudisium Dengan Protokol Kesehatan

  • Post author:
  • Post category:Berita

STAINU (11/1) – Program Studi Manejemen Pendidikan Islam dan Program Studi Ekonomi Syariah STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang melahirkan sarjana baru yang ditandai dengan dilaksanakan Yudisium. Pelaksanaan Yudisium kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dikarenakan masih dalam suasanapandemi Covid-19.

STAINU Malang melaksanakan Yudisium dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat guna mengantisipasi penyebaran corona virus. Dosen, staf dan karyawan serta peserta yudisium harus menggunakan masker, wajib mencuci tangan. Selain itu formasi tempat duduk peserta yudisium diatur dengan jarak satu meter.

Dalam sambutannya Ketua STAINU Malang, Pujiono menyampaikan permohonan maaf karena adanya pembatasan dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan guna mematuhi protokol kesehatan.

Menurut Pujiono, Yudisium merupakan proses Akademik yang harus dilalui oleh mahasiswa sebelum dilakukannya prosesi wisuda, selain itu ia berharap, mahasiswa yang sudah lulus dan mendapat gelar sesuai bidang kelimuannya dapat berkontribusi kepada agama dan bangsa, gelar sarjana harus mampu bermanfaat bagi, dirinya, lingkungan dan masyarakat luas.

Pembacaan Surat Keputusan dilaksanakan oleh, Pembantu Ketua I Duki, MA. Dalam SK tersebut terdapat sejumlah 100 Peserta Yudisium yang terdiri dari 80 Mahasiswa Progam Studi Manjemen Pendidikan Islam dan 20 Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah.

Pada yudisium kali ini juga diisi dengan orasi ilmiah hasil Riset Dr. H Zaenal Fanani, M.Pd.I yang merupakan dosen STAINU dan baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di IAIN Jember di penghujung tahun 2020.

mac

Bagikan: