Pemilu Raya STAINU Sebagai Embrio Pembelajaran Demokrasi

Pemilu Raya STAINU Sebagai Embrio Pembelajaran Demokrasi

  • Post author:
  • Post category:Berita

Bangsa Indonesia baru saja mengadakan pesta demokrasi pemilihan umum serentak legislatif dan presiden 17 April 2019, tidak mau ketinggalan dengan uforia tersebut Badan Eksekutif Mahasiswa STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang juga menyelenggarakan pesta demokrasi melalui Pemilu Raya (Pemira) Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Presiden Mahasiswa Periode 2020-2021 dengan mengusung tema besar “semangat terbarukan untuk rekontruksi organisasi yang lebih progresif”.

Panitia Pemilihan Raya telah mempersiapkan segalanya seperti sosialisasi, Pembukaan Pendaftaran Calon hingga masa pencoblosan hari ini, ahad (14/7).

“Kegiatan semacam ini sangatlah penting karena sebagai mahasiswa pemilu semacam ini menjadi ruang pembelajaran dan embrio berdemokrasi, terlebih pemilihan semacam ini modelnya dibuat sama persis dengan pemilihan umum di Indonesia kemarin, mulai penetapan DPT, pendaftaran calon, hingga puncaknya coblosan,” ujar Miftahul ulum, salah satu Pemilih dari unsur mahsiswa.

Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam ini juga menaruh harapan besar terhadap siapapun yang terpilih nanti untuk senantiasa amanah dan membawa Badan Eksekutif Maupun Legislatif dikampus ini untuk lebih progresif lagi sesuai dengan temanya.

“Siapapun yang terpilih semoga amanah, bisa memimpin organisasi kampus ini lebih baik dari tahun sebelumnya,” tuturnya.

Pemira kali ini dikuti oleh kurang lebih 219 DPT terdiri dari mahasiswa, Dosen dan karyawan yang akan mentukan siapa Pemimpin Lembaga Eksekutif dan Legislatif di organisasi kemahasiswaan STAI Nahdlatul Ulama 1 tahun mendatang.

Bagikan: